Terapi Belajar - Intro

Memasuki dunia anak  tidaklah cukup apabila kita hanya mengenal anak – anak tersebut secara fisik saja. Akan tetapi mengerti dan memahami mereka secara psikis (kejiwaan) juga sangat diperlukan. Hal ini karena masa kanak – kanak merupakan bagian dari masa bertumbuhnya keingintahuan dan pengalaman hidup. Keingintahuan dan pengalaman hidup tersebut perlu untuk diapresiasi (dihargai), ditumbuhkan, dikembangkan, diarahkan dan dikendalikan.
Dalam aktivitas melakukan apresiasi dan mengendalikan keingintahuan, dua hal ini telah banyak dilakukan oleh orang tua maupun guru – guru di sekolah. Orangtua telah berusaha dengan memfasilitasi putra dan putrid mereka agar mampu menjadi lebih cerdas, kreatif dan berakhlak mulia. Contohnya, orangtua akan memberikan sajadah yang berbahan lembut dan memiliki motif yang menarik agar putra dan putrinya bisa rajin sholat. Orang tua juga akan membelikan tas dan peralatan sekolah yang sesuai dengan keinginan anak dengan harapan anak – anaknya selalu bersemangat untuk bersekolah.
Sedangkan di sekolah, para pengajar, guru – guru, ustadz dan ustadzah juga berusaha dengan gigih untuk mengarahkan dan mengendalikan pikiran dan buah kreasi anak – anak. Mereka yang secara bakat telah memiliki keinginan – keinginan dan kreasi tertentu, di sekolah anak – anak ini akan diarahkan agar tidak berbelok kepada bentuk pengetahuan dan kreasi negatif. Kalaupun mereka sudah mulai mengarah pada suatu kreasi yang kurang sesuai dengan lingkungannya, guru – guru akan mampu mengendalikan hal tersebut sehingga segala keinginan, pengetahuan dan kreasinya dapat dipertanggungjawabkan.
Sekalipun anak – anak telah mendapat dukungan dari orang tua dan pengarahan dari para guru di sekolah tentang kemampuan yang dimilikinya, ada beberapa hal yang belum bisa optimal dilakukan yaitu menumbuhkan dan mengembangkan pengetahuannya. Proses ini merupakan proses kimiawi otak yang terkait dengan persyarafan yang optimal pula. Hal inilah yang belum mampu untuk dilakukan sendiri oleh para orangtua maupun guru di sekolah.

Oleh sebab itu, Mukswa Indonesia melalui divisi Terapi Belajar telah menciptakan sebuah terobosan baru yang belum pernah dilakukan oleh pihak manapun, yaitu menumbuhkan dan membangkitkan persyarafan otak anak didik agar mampu menjadi anak – anak yang baik akhlaknya, pintar belajarnya dan cerdas dalam menghadapi tantangan hidupnya kelak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAMI HADIR DI KOTA - KOTA ANDA

KUNCI KEBERHASILAN DALAM BELAJAR