Secara
sederhana, terapi belajar adalah program yang dimiliki oleh mukswa untuk
mengatasi berbagai persoalan yang dimiliki oleh anak – anak khususnya dalam
masalah akademis (pelajaran di sekolah). Dengan perbaikan dari dalam melalui
metode terapi ini, maka anak – anak akan mampu berbuat lebih banyak bagi
kepentingan belajarnya di sekolah. Sejauh yang kita kenal, berbagai metode
perbaikan kualitas otak bersifat pembiasaan belajar dan pelatihan perilaku saja
tanpa menyentuh bagian yang justru paling vital dalam perbaikan kualitas
belajar, yaitu perbaikan kualitas otak.
Apa yang dikerjakan oleh Terapi
Belajar?
1.
Memperbaiki konsentrasi, perilaku sosial
dan perilaku belajar.
2.
Meningkatkan kualitas dan kapasitas daya
ingat.
3.
Meningkatkan kemampuan anak – anak dalam
menganalisa sesuatu.
4.
Meningkatkan kualitas daya tangkap atau
biasa disebut dengan system komparasi.
5.
Meningkatkan kualitas kreativitas.
Bagaimana perbaikan yang dilakukan oleh
Terapi Belajar ?
Pada
awalnya anak – anak yang mengikuti terapi ini sebenarnya telah memiliki
kemampuan dasar yang diturunkan secara genetis oleh orang tuanya. Kalau kita
melihat bahwa secara genetis atau sesuai dengan bakat dasarnya anak tersebut
hanya memiliki kemampuan belajar yang rendah, maka kita mengusahakan dengan
proses terapi belajar agar tingkatan bakat dasar yang rendah itu perlahan –
lahan bisa naik. Sehingga anak – anak yang tadinya hanya mampu mempelajari
sesuatu yang mudah– mudah saja, kini mereka mampu mempelajari berbagai ilmu
pengetahuan dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.
Dimulai
dari proses awal yang Kami lakukan adalah memperbaiki konsentrasi dan
perilakunya terlebih dahulu. Setelah mengikuti paket awal Terapi Belajar,
kondisi anak yang awalnya tidak mampu duduk diam berangsur – angsur akan jauh
lebih tenang. Sedangkan anak – anak yang tadinya justru sangat pasif, pendiam,
sensitif perlahan – lahan akan menjadi
anak yang tampak lebih gembira dan lebih gesit. Dari sini kita akan mulai bisa
melihat bahwa anak – anak telah mampu berperilaku lebih sehat yang sesuai
dengan lingkungannya.
Yang
kedua, setelah proses perbaikan perilaku ini terjadi, maka terapi selanjutnya
akan difokuskan untuk memperbaiki kualitas dan kapasitas daya ingat mereka.
Anak – anak yang tadinya hanya mampu membaca 10 halaman dalam waktu 1 jam, kini
dalam waktu yang sama anak – anak akan mampu membaca dua sampai tiga kali lipat
dari sebelumnya.
Yang
ketiga, setelah anak – anak diperbaiki daya ingatnya, kemampuan belajar
selanjutnya yang ditumbuhkan, diperbaiki dan ditingkatkan adalah kualitas daya
analisanya. Dengan kemampuan analisa yang baik, anak – anak akan mampu
menjelaskan hal – hal atau sesuatu yang telah diingatnya tersebut secara lebih
detail dan lengkap.
Yang
keempat, sistem komparasi atau daya tangkap anak didik yang diperbaiki dan ditingkatkan
kualitasnya. Dengan system komparasi yang baik ini, anak – anak akan mulai
mampu untuk memutuskan pilihan – pilihan yang menurut mereka baik untuk
dilakukan. Misalnya saja ketika anak – anak dihadapkan pada kondisi dimana
keesokan hari akan nada ulangan. Manakah yang harus dilakukan sekarang, belajar
ataukah bermain sepak bola. Kemampuan untuk mencermati bahwa belajar lebih
penting untuk ulangan di keesokan harinya akan membuat mereka lebih memilih
untuk belajar dibandingkan bermain sepak bola.
Yang
terakhir adalah kemampuan dalam berkreasi. Sungguhlah sesuatu yang sangat
penting untuk dimiliki dan dikembangkan. Tidak hanya kepintaran di dalam
akademis yang diberikan, akan tetapi kreativitas pun juga menjadi bobot yang
harus diperhitungkan dalam membentuk kualitas kecerdasan yang matang. Banyak
sekali kita temukan, orang dewasa yang pada masa sekolahnya dulu merupakan
orang – orang yang selalu masuk ranking 10 besar, 5 besar atau bahkan 3 besar.
Namun setelah dewasa dan bekerja, mereka hanya memiliki pekerjaan – pekerjaan
yang jauh dari pengharapan. Selain faktor kesempatan, faktor kreativitas
berperan penting dalam hal ini. Oleh karenanya, semenjak dari mereka berusia
dini, kita sudah mengantisipasi hal – hal tersebut sehingga pada waktunya nanti,
anak – anak kita ini mampu tampil cemerlang untuk membanggakan orang tua dan
berguna bagi tanah air Indonesia.
Apakah
dukungan yang diberikan oleh Terapi Belajar untuk orang tua?
Peran
serta Terapi Belajar khusunya dalam mendukung usaha yang dilakukan oleh orang
tua sangat besar. Terapi belajar telah sangat membantu menjembatani komunikasi
antara orangtua dengan putra – putri mereka agar komunikasi yang terjalin
tersebut berjalan dengan baik dan mengurangi kesalahpahaman. Dengan selalu
berkonsultasi dengan terapis dan konselor Terapi Belajar, orangtua akan diajak
untuk memahami bahasa anak. Seperti yang kita tahu, anak – anak belum memiliki
bahasa dan ekspresi yang seperti orang dewasa ketika mereka diajak untuk
berbicara. Sementara itu anak – anak akan berusaha kita pahamkan dengan apa
yang diinginkan orangtua. Dengan menjembatani orang tua dan anak – anak,
sementara itu anak tersebut juga mendapat perbaikan kualitas otak melalui Terapi
Belajar, maka orang tua akan mampu melihat dan menikmati perkembangan anak –
anak mereka. Anak – anak pun akan merasa senang dengan maksud orangtua yang
ditujukan kepada dirinya.
Apakah
dukungan yang diberikan oleh Terapi Belajar untuk guru di sekolah?
Di
sekolah, para guru selalu berusaha untuk mengajarkan materi belajar kepada
murid–muridnya. Ada murid yang sangat mudah menangkap pelajaran dan selalu
mendapatkan nilai bagus. Ada murid yang selalu menyimak pelajaran dengan serius
akan tetapi jarang sekali mendapatkan nilai yang bagus dan ada juga murid –
murid yang sangat kesulitan menangkap pelajaran dan tentunya nilai – nilainya
pun cenderung dibawah rata – rata. Saya yakin banyak dari guru mata pelajaran
dan wali kelas yang seringkali mengeluh tentang sulitnya membuat anak – anak
yang berkemampuan di bawah rata-rata menjadi anak dengan kemampuan diatas rata
– rata. Disinilah Terapi Belajar bekerja dan mendukung
guru – guru sekolah agar anak – anak yang terkenal kurang pandai perlahan mampu
naik peringkatnya. Kerja sama yang baik antara guru dan pihak Terapi Belajar
sangat kami harapkan sehingga tim Terapi Belajar mampu memberikan motivasi dan
arahan yang tepat kepada anak – anak yang diterapi agar memiliki inisiatif
untuk berjuang keras dalam belajar.
Komentar
Posting Komentar